UNTUKMU, YANG PATAH
HATI
Untuk orang yang patah hati.
Mungkin hatimu menjadi perih karena harapan yang tak sama dengan kenyataan.
Mungkin dirimu menjadi sendu dan
menangis seperti anak kecil. Dunia serasa sepi, seperti tak ada yang
memperhatikanmu.
Untuk orang yang patah hati.
Mungkin kamu tak baik untuk sendiri disaat duniamu seperti badai. Kamu butuh
untuk berbagi.
Untukmu, aku persilahkan dirimu
menangis. Tak perlu malu. Karena aku tau
hatimu sedang perih. Menangislah seperti ini adalah tangisan terahirmu.
Untukmu, aku persilahkan
berteriak jika perlu. Lepaskan semua sesakmu yang tertahan itu.
Untukmu, kupersilahkan dirimu
menyendiri dan bersedih sembari merenung. secangkir cokelat hangat mungkin akan membuatmu
menjadi lebih baik.
Setelah menangis seharian, dan
cokelat hangat-mu habis, waktu untuk merenungmu telah usai. Kamu, bukanlah anak
kecil yang harus terus merengek akan sesuatu. Kamu adalah orang yang terpilih
untuk mendewasakan dirimu dengan kesedihan. Maka setelah kesedihan, kini waktumu
untuk bangkit dan kembali. Hapuslah air matamu hingga pipimu kering. Bangunlah dari
tempat tidur dengan tubuh gagah, seperti ini adalah hari pertamamu didunia. Memulai
kehidupan yang baru.
Lakukan hal yang membuatmu sibuk.
Mungkin selama dengannya, kamu meremehkan untuk bertemu dengan teman-temanmu,
karena saat itu dia yang paling penting untukmu. Kali ini, telfonlah
teman-temanmu, ajak mereka mengobrol di café, berceritalah mengenai banyak hal
yang lucu hingga kalian lupa waktu.
Atau, lakukanlah hal yang kamu
suka. Pergilah ketempat dimana kamu bisa bernyanyi sambil menari sepuasnya
hingga bosan. Pergi liburan bersama teman, menenangkan diri ditepi pantai
sembari mendengarkan deburan ombak atau melihat kota dari ketinggian.
Jika kamu tak suka dengan semua
hal itu. Ada hal yang paling penting. Datangi tempat beribadah, berdoalah untuk
hatimu, agar dia pulih kembali. Berdoalah agar hatimu berlabuh untuk orang yang
benar, dan diwaktu yang tepat.
Aku tau, tempat yang dulu kalian datangi mungkin tak banyak berubah. Namun, suasana akan jelas berubah. ingatan itu, jangan berusaha untuk dilupakan. karena saat kamu berusaha melupakan maka saat itulah kamu berusaha mengingatnya kembali. Biarkan saja, hingga kamu terbiasa, dan semua kembali seperti saat kamu belum mengenalnya.
Untukmu yang sedang patah hati. Dunia
bukan hanya tentang dirimu dan dia. Dunia adalah tentang dirimu, Sang Pencipta, dan semua
orang. Maka dari itu, berhentilah bersedih, jika tak ada dia, selalu ada DIA, dan semua orang yang menyayangimu.
Katakan pada dirimu sendiri
sembari tersenyum di depan kaca “kamu berhak bahagia”