HIKMAH INGAT AKAN MAUT
Assalamualaikum Wr.Wb
Salam
untuk kalian semua yang membaca tulisan singkat saya hari ini.
Sahabat,
apakabar? Semoga kondisi iman kita semua semakin meningkat. Menjadi orang
yang beruntung dan bukan orang yang merugi karena lebih buruk dari hari
kemarin. Aamiin Allahumma Aamiin.
Sahabat,
apakah orang terdekat kalian saat sakit pernah memiliki perasaan akan
meninggal/mati. Atau saat sehat sekalipun?. Atau mungkin sahabat pernah
merasakan hal itu juga?. pertanda apakah ini? Dan bagaimana cara kita
menyikapinya?
Sahabat,
perasaan ingat akan kematian dan terdorong untuk melakukan ibadah adalah
pertanda iman. Maka jangan hilangkan perasaan itu dari diri bahkan orang lain
yang juga ikut merasakannya. Sahabat, mengapa ini menjadi pertanda iman? Karena
untuk memunculkan perasaan ingat akan kematian dan terdorong untuk melakukan
ibadah adalah tidak mudah. Tidak semua orang memiliki hidayah semacam itu, maka
beruntunglah kita yang sempat bahkan mungkin hingga hari ini ingat bahwa semua
yang hidup akan berjumpa dengan kematian.
Sahabat,
bagi orang beriman, mati adalah sesuatu hal yang sangat mereka rindukan. Mengapa?
Karena mereka tau bahwa kematian bukanlah akhir namun awal dari segalanya, dan
mereka dapat membalas kerinduan bertemu dengan Allah.
Sedangkan
orang kafir dan fasyiq. Mereka adalah orang-orang yang takut akan kematian.
mengapa? Karena mereka menganggap bahwa kematian adalah akhir dari segalanya,
mereka sulit meninggalkan dunia yang bagaikan surga bagi mereka, harta,
kekayaan dan semua hal duniawi. Padahal semua itu hanyalah fatamorgana, tipuan
duniawi. Astaghfirullah
Sahabat,
marilah kita saling mengingatkan, saling mendoakan agar kita semua termasuk
dalam golongan orang beriman yang selalu merindukan kematian, merindukan bertemu
dengan Rabb kita (aamiin), karena dunia bagi orang beriman adalah neraka, dan surga
bagi orang yang tidak beriman.
Jadilah
seperti Bilal, yang saat ditanya
“yaa
Bilal, apa pendapatmu tentang maut?”
kemudian Bilal menjawab
“Marhaban yaa
maut”
MasyaAllah
sahabat. Itulah ungkapan Bilal akan kematian, dia berkata, selamat datang maut.
Apakah kita sebahagia Bilal saat ditanya akan maut? Hanya hati kita dan Allah
yang tau.
Maka
sahabat manakah yang lebih berbahaya, keburukan diri sendiri atau orang lain? Tentunya
keburukan dirisendiri, marilah bersama-sama untuk tidak sibuk melihat kesalahan orang
lain. Duduk, baca qur’an dan renungkanlah kesalahan kita sendiri, bertaubat
bersama, saling mendoakan sesama muslim.
Wassalamualaikum
Nb : sahabat, sy menulis ini bukanlah semata-mata inginkan pujian. Tapi,
saya berharap untuk menemukan sahabat dlm 1 tujuan yang sama di jalanNYA. Saling
mendoakan dan mengingatkan. Semoga kita semua selalu dlm lindungan dan
ampunanNYA. aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar