Kamis, 16 Februari 2017

HIKMAH INGAT AKAN MAUT


HIKMAH INGAT AKAN MAUT

Assalamualaikum Wr.Wb
                Salam untuk kalian semua yang membaca tulisan singkat saya hari ini. 

                Sahabat, apakabar? Semoga kondisi iman kita semua semakin meningkat. Menjadi orang yang beruntung dan bukan orang yang merugi karena lebih buruk dari hari kemarin. Aamiin Allahumma Aamiin.

                Sahabat, apakah orang terdekat kalian saat sakit pernah memiliki perasaan akan meninggal/mati. Atau saat sehat sekalipun?. Atau mungkin sahabat pernah merasakan hal itu juga?. pertanda apakah ini? Dan bagaimana cara kita menyikapinya?

                Sahabat, perasaan ingat akan kematian dan terdorong untuk melakukan ibadah adalah pertanda iman. Maka jangan hilangkan perasaan itu dari diri bahkan orang lain yang juga ikut merasakannya. Sahabat, mengapa ini menjadi pertanda iman? Karena untuk memunculkan perasaan ingat akan kematian dan terdorong untuk melakukan ibadah adalah tidak mudah. Tidak semua orang memiliki hidayah semacam itu, maka beruntunglah kita yang sempat bahkan mungkin hingga hari ini ingat bahwa semua yang hidup akan berjumpa dengan kematian.

                Sahabat, bagi orang beriman, mati adalah sesuatu hal yang sangat mereka rindukan. Mengapa? Karena mereka tau bahwa kematian bukanlah akhir namun awal dari segalanya, dan mereka dapat membalas kerinduan bertemu dengan Allah.

                Sedangkan orang kafir dan fasyiq. Mereka adalah orang-orang yang takut akan kematian. mengapa? Karena mereka menganggap bahwa kematian adalah akhir dari segalanya, mereka sulit meninggalkan dunia yang bagaikan surga bagi mereka, harta, kekayaan dan semua hal duniawi. Padahal semua itu hanyalah fatamorgana, tipuan duniawi. Astaghfirullah

                Sahabat, marilah kita saling mengingatkan, saling mendoakan agar kita semua termasuk dalam golongan orang beriman yang selalu merindukan kematian, merindukan bertemu dengan Rabb kita (aamiin), karena dunia bagi orang beriman adalah neraka, dan surga bagi orang yang tidak beriman. 

             Jadilah seperti Bilal, yang saat ditanya
                “yaa Bilal, apa pendapatmu tentang maut?”
 kemudian Bilal menjawab
    “Marhaban yaa maut”

     MasyaAllah sahabat. Itulah ungkapan Bilal akan kematian, dia berkata, selamat datang maut. Apakah kita sebahagia Bilal saat ditanya akan maut? Hanya hati kita dan Allah yang tau.

                Maka sahabat manakah yang lebih berbahaya, keburukan diri sendiri atau orang lain? Tentunya keburukan dirisendiri, marilah bersama-sama untuk tidak sibuk melihat kesalahan orang lain. Duduk, baca qur’an dan renungkanlah kesalahan kita sendiri, bertaubat bersama, saling mendoakan sesama muslim. 

                Wassalamualaikum

Nb : sahabat, sy menulis ini bukanlah semata-mata inginkan pujian. Tapi, saya berharap untuk menemukan sahabat dlm 1 tujuan yang sama di jalanNYA. Saling mendoakan dan mengingatkan. Semoga kita semua selalu dlm lindungan dan ampunanNYA. aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar