Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Apakabar sahabat? Semoga hari ini kita selalu ada dalam naungan
dan perlindungan Allah SWT, aamiin. Udah selesai baca PART 1nya kan? Nah kali
ini, saya akan menyampaikan beberapa poin penting yang disampaikan oleh
pemateri ke-2 yakni Kang Abay.
Kang abay adalah motivasinger
pertama di Indonesia yang memiliki project dakwah islam melalui lagu yang
“berkisah”. Nama projectnya yakni project
cinta positif. Hingga saat ini ada 6 part dalam lagu tersebut dengan
rangkaian cerita yang bersambung. Cerita dalam setiap lagu mewakili pembahasan
kita kali ini. Jadi, setelah kita membahas pengertian menikah dan masa
penantian. Kali ini kita akan bercerita melalui lagu. Selamat menikmati yaa…
“Mungkin Tuhan ingin, kita
sama-sama mencari, saling merindukan dalam doa-doa, mendekatkan jarak kita.
Seseorang yang mencintaiMU mencintai Rasulmu. Seseorang yang menemaniku menuju
surgaMU. Halaqah cinta, tempat hati bertemu dan bersatu”
itu adalah bait syair dari kang
Abay yang berhasil membuat saya baper
alias bawa perasaan haha. Kang abay membuka sesi ke dua dengan manis, membuat
saya benar-benar masuk dalam setiap bait syair yang dinyanyikan. Pada lagu
pertama ini, kang Abay ingin menyampaikan kepada para singlelillah, bahwasanya
penantian adalah sebuah anugerah. Penantian ini bukan sekedar
penantian biasa, namun Kang Abay juga menyampaikan bahwa penantian ialah untuk
memfokuskan cinta kita hanya pada Allah, sehingga kita bisa menyikapi cinta
dengan benar melaui rindu yang tersampaikan dalam doa. Ketika kita menyikapi
cinta dengan benar, inshaaAllah yang menjadi pasangan kita juga adalah orang
yang meletakkan cinta Allah diatas segalanya. Pada bait terahir terdapat kata
halaqah, halaqah cinta. Kata halaqah berarti pertemuan. Pertemuan disini di
artikan sebagai pertemuan yang tidak biasa, pertemuan dua insan karena Allah.
itulah yang diharapkan dari ahir syair lagu ini.
Tak mau kalah dengan Kang Arif,
kali ini Kang Abay juga memberikan tips dalam menjemput jodoh. Namun tips kali
ini lebih mengarah kepada bagaimana
menyikapi takdir mengenai jodoh, yakni 3M. Meng-ikhlaskan, Memantaskan, dan Memasrahkan. tips inipun juga ada
kaitannya dengan lagu dalam project cinta positif. Yuk kita bahas sahabaaat..
Yang pertama, kita akan membahas
mengenai meng-ikhlaskan. Kang Abay
menyampaikan bahwa meng-ikhlaskan adalah 100% pekerjaan hati. Artinya, ketika
kita mulai mencintai seseorang kita juga harus berani ikhlas ketika dia pergi.
Meng-ikhlaskan bukan hanya untuk orang yang cintanya belum pasti alias cinta
dalam diam tanpa dia tau, namun meng-ikhlaskan juga berlaku bagi orang yang
akan melaksanakan akad nikah. Sebelum akad diucapkan dan kata “sah” terlontar
dari para saksi, kita masih harus membangun prinsip cinta dalam ikhlas, kenapa?
Karena bisa saja sedetik sebelum ijab, akad dibatalkan. Singkat cerita, kemarin,
di Instagram ada pengumuman pembatalan pernikahan yang menjadi perbincangan
banyak orang. Pengumuman itu tertulis bahwa mempelai pria membatalkan
pernikahannya H-3 hari resepri melalui pesan singkat, maka resepsi yang di
adakan kemarin pada tanggal 19 februari 2017 dirubah menjadi acara silaturahmi
antar tamu undangan. Ya Allah, bagaimana jika kita ada di posisi akhwat itu
sahabat? Atau mungkin sahabat ikhwan yang menjadi pihak yang membatalkan, pasti
ini juga menjadi hal yang sulit bukan?. Begitulah skenario cinta sahabat, ini
lebih dari sekedar putus cinta karena pacaran. Trauma? Bisa saja terjadi jika akhwat tersebut tidak menerapkan cinta dalam ikhlas. Percayalah, bahwa skenario Allah itu
yang terbaik, semoga kita semua dan sahabat kita yang mengalami kejadian diatas
dikaruniai kesabaran dan petunjuk dari Allah SWT.
“sulit tapi harus kuputuskan,
jalanku jalanmu belum sempurna, biar masa depan yang sempurnakan. Suara-suara
batinku melepaskanmu, lirih jiwaku membasuh pilu. Takdir yang Kau beri menguji
hatiku, terasa menyesakkan kehilangan ini, tangis yang Kau beri membuka mataku
bahwa cinta yang sebenar cinta hanya ada satu, karena ke hilangan ini kumampu
mendekat kepadaMU”
Lirik Kang Abay diatas
menjelaskan bahwa apapun yang terjadi ditengah perjalanan pencariannya. Sesakit
apapun itu. Seorang hamba yang membangun cinta karena Allah pasti akan tau,
bahwa rasa sakit yang dia rasakan adalah cara Allah mencintainya, cara Allah
juga untuk mendekatkan hambaNYA kepadaNYA, hingga hambaNYA-pun sadar, bahwa cinta yang sebenar cinta ialah cinta
kepada Allah SWT. jadi buat para sahabat yang sekarang baru aja putus cinta atau galau mau putusin gak yaa... haha, saya kasi tau ni, jika kita meninggalkan sesuatu karena Allah, percaya deh Allah akan gantikan dengan yang jaauh lebih baik.
Yang kedua yakni memantaskan. dalam poin ini Kang Abay
menyampaikan bahwa memantaskan bukan karena JODOH. tapi karena ALLAH.
jadi, kita cek dulu sahabat, selama ini perubahan kita, hijrah kita apakah
dengan niat yang benar? dan yang paling penting, "hijrah itu apa?" luruskan niat dulu yuk, dekati yang punya hati, yakni Allah SWT.
“didalam hatiku tertulis harapan terindah yang salalu ku-pinta lirih dalam doaku, kau mungkin
rahasia, kunanti dalam ketaatan, kupantaskan diriku dihadapNya. Berharap penuh
keikhlasan. Kau menjadi pangeran surgaku, kita merajut mimpi dalam pernikahan
suci, kabulkanlah. Kuyakin namamu ada dalam masa depanku, menguji kesabaranku
melangkah menunggu”
Bait lagu dari Kang Abay diatas
bermakna bahwa memantaskan diri (mendekatkan diri kepada Allah) adalah jalan
yang seharusnya kita tempuh dalam menjemputnya. Seperti yang dikatakan Kang
Arif, menikah adalah jalan menuju surga, dan menemukan pangeran cintamu dalam
ketaatan akan menjadi kisah cinta yang manis dan penuh rasa haru, saya yakin
air matamu pasti gak bisa kamu bendung saat melihatnya (pangeranmu) benar-benar
berdiri dihadapanmu, memandangnya seperti Allah dan surga serasa dekat. Menanti
adalah ujian kesabaran, maka menantilah bersama Allah.
Yang ketiga yakni memasrahkan. Tugas kita hanya berikhtiar sebaik mungkin, setelah itu kita pasrahkan kepada Allah. Berdo’a itu adalah meminta dan memasrahkan. Jadi, setelah berdo’a, ikhtiar, kemudian pasrahkan kepada Allah. Apapun yang terjadi, pasti Allah akan membantu kita, ucap Kang Abay singkat.
“ kumerayu pada Allah yang tau isi hatiku dimalam hening kuselalu
mengadu, tunjukkan padaku. kuaktifkan radarku mencari sosok yang kunanti, kuikhlaskan
pengharapanku di hati , siapa dirimu?. dalam kesabaran kumelangkah menjemputmu,
cinta dalam hati akan aku jaga hingga Allah persatukan kita. Jodoh dunia
akhirat, namamu rahasia tapi kau ada di masa depanku, ku sebut dalam do’a ku
ikhlaskan rinduku, kita bersama melangkah ke surga abadi”
Lirik lagu diatas, memiliki makna
yang begitu dalam. Yakni, sebaiknya kita adukan semua hal yang kita rasakan
hanya kepada Allah. Adukan segalanya di malam yang hening. Tumpahkan segala
keinginan, termasuk keinginan mengenai jodoh. mengenai jodoh, mintalah agar
Allah senantiasa menjaga hati kita dari hal yang tak diridhaiNya hingga
pertemuan yang suci itu terjadi. jika ada nama yang ingin kau sebutkan di akhir sujudmu, dan nama itu ingin sahabat sebutkan dalam do'a padaNya, utarakanlah dengan kelembutan namun tidak memaksa. karena tugas kita hanyalah berdoa dan berikhtiar, untuk sisanya biarkan Allah yang mengambil keputusan.
Sahabat, menikah adalah marathon menuju
surga. Jadi, kalau mau maratonnya lancar, niatkanlah menikah untuk ibadah,
sehingga mendapat ridha Allah, dan selain itu, tanamkan pada hati bahwa syarat
bahagia BUKAN menikah, namun bersyukur.
Jodoh itu selain sebagai partner menuju surga, jodoh juga adalah orang yang
kita yakini. Yakin bukan sekedar cinta, namun yakin diatas cinta. Maka jemputlah
jodohmu dengan tips berikut; carilah orang karena akhlaknya, Tanya tujuan
hidupnya, cek keluarganya, dan cek temannya. Yang perlu kita ketahui
ialah, tidak semua ikhwan atau akhwat yang memiliki latar belakang keluarga
yang buruk akan membentuk pribadi mereka menjadi buruk pula atau sebaliknya
yang memiliki latar belakang keluarga yang baik belum tentu kepribadiannya baik,
perhatikan faktor yang terahir yakni lingkungan. Lingkungan sangat berpengaruh
dalam membentuk karakter seseorang. Maka jangan lupakan factor yang terkahir
yaa..
Dari semua yang disampaikan oleh beliau, saya
banyak menaruh perhatian pada cinta dalam ikhlas . Mengikhlaskan bukan sekedar
melepas, mengikhlaskan berarti menyerahkan kepadaNYA segala keputusan dan
menerimanya dengan penuh kesadaran. Sahabat, ikhlas memang sulit, namun jika kita
tidak ikhlas maka akan sakit, betul tidak? Hahaha.
Pantaskan diri hingga bukan CINTA yang memilihmu, tapi Allah yang memilihkanmu untuk aku CINTAI.
Pantaskan diri hingga bukan CINTA yang memilihmu, tapi Allah yang memilihkanmu untuk aku CINTAI.
sebelum menutup part 2 ini saya akan memberikan puisi untuk sahabat semua dan dia yang masih menjadi rahasiaNya (inshaaAllah kamu akan baca ini kalau kita ketemu)
untukmu calon imamku
ku tulis kisah ini di malam-malamku yang panjang
bagai goresan getar hati dalam rindu yang tertahan
untukmu seseorang yang akan menemaniku di masa depan
kamu? siapa kamu? siapa namamu? dimana kamu berada?
aku menantimu bersama semua pengabdianku yang tertunda
bersama segenap cinta yang tak akan sempurna
bila engkau tak kunjung hadir di hadapanku
untukmu calon imamku yang aku tak tahu dimana engkau berada
suatu saat bila engkau datang, tolong cintai aku karena Allah
bimbinglah aku, jadilah imam dalam sholatku
izinkan bakti dan taatku menyatu bersama senyum di wajah teduhmu
izinkan cinta dan rinduku terpatri kuat di dalam hati dan pikiranmu
untukmu calon imamku yang entah sedang apa
ketahuilah aku ini adalah orang asing untukmu
nanti terangkanlah apa-apa yang tidak ku mengerti darimu
terangkanlah apa-apa yang tidak engkau sukai
agar aku bisa mengenalmu secara utuh
untukmu calon imamku yang sedang memantaskan dirinya di hadapan Allah
ketahuilah bahwa akupun di sini selalu menantimu dalam taat
menanti untuk menjadi belahan jiwamu
menanti untuk menjadi penyejuk hatimu
dan aku menanti untuk menjadi bidadari untukmu
sampai bertemu disuatu masa calon imamku
(dikutip dari : project cinta positif-untukmu calon imamku)
(dikutip dari : project cinta positif-untukmu calon imamku)
Baiklah, sampai jumpa di PART 3,
kita akan berbincang dengan ustadz yang menjadi spesialis cinta haha, yakni
utadz Darlis Fajar, jika para sahabat disini menginginkan kontak WA ustads
Darlis untuk bertanya mengenai pernikahan, nanti baca PART 3nya yaa… semoga
postingan ini membantu dan semakin menguatkan para sahabat semua dan diri saya
sendiri untuk terus melangkah diatas jalan yang di Ridhai Allah SWT. Sampai jumpa,
wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar