Rabu, 09 Agustus 2017

YANG TERAKHIR MASUK SURGA





            Assalamu’alaikum wr wb sahabat. Terima kasih karena bersedia untuk membaca tulisan saya hari ini. Semoga kita semua selalu di rahmati oleh Allah SWT (aamiin).
           Tulisan saya hari ini akan bercerita mengenai orang yang terkahir masuk surga. Tulisan ini di kutip dari ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin Lc.
            Sebelum menuju pokok pebahasan saya akan menyampaikan sebuah hadist yang inshaaAllah memberikan semangat untuk saya dan sahabat semuanya. Hadist Riwayat Bukhori yang berbunyi:
Akan keluar dari neraka satu kaum setelah mereka terjilat oleh apinya, lalu mereka masuk ke dalam jannah. Para penghuni jannah menamai mereka dengan al-jahanamiyyun (mantan penghuni jahannam). (HR. Bukhari dan Muslim)
            Semua orang akan dikeluarkan oleh Allah SWT dari neraka sesuai dengan amalnya masing-masing asal selain dosa syirik (wallahua’lam).
            Setelah sahabat membaca hadist tersebut, saya akan menulis ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin Lc yang berkaitan dengan judul diatas. Berikut ceramah yang beliau sampaikan:
“orang-orang nanti yang ada di neraka akan dikeluarkan oleh Allah Swt dari neraka sesuai dengan amalnya masing-masing,  walaupun hanya memiliki kebaikan sebiji sawi. Saya akan menyampaikan mengenai kisah orang yang masuk surga terakhir. Orang terakhir ini berada diantara neraka dan surga. Meskipun dia sudah dikeluarkan dari neraka, namun Allah masih tetap menghadapkan wajahnya ke neraka. Kemudian orang tersebut berdo’a “ ya Rabbi tolong palingkanlah wajahku dari api neraka, sungguh udara dan hawa panasnya neraka telah membakar wajahku”. Kemudian Allah SWT menjawab do’anya “wahai Fulan, kalau aku kabulkan permintaanmu, apakah kamu mau berjanji untuk tidak meminta apapun setelah ini?”.  Kemudian hamba tersebutpun berkata “ya Rabbi, aku tidak akan meminta apapun lagi, sungguh wahai Rabbku” hamba tersebut terus meminta dan berjanji tidak akan meminta lagi, apapun lagi. Kemudian Allah SWT mengabulkan apa yang hambanya mau, Dia palingkan wajahnya ke surga. Kemudian hamba tersebutpun bisa melihat surga, saat itu dia terperangah, terpesona, termenung dengan termenung yang lama sekali hingga tanpa sadar dia kembali berdo’a “ya Rabbi, tolong dekatkan aku ke pintu surga”. Kemudian Allah SWT menjawab “wahai Fulan, cepat sekali kau berkhianat? Bukankah kau sudah berjanji tidak meminta apapun lagi?”. Kemudian hamba tersebut berdo’a kembali “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu yang paling sengsara, kabulkan doaku”. Sahabat, saya garis bawahi doa hamba tersebut, doa yang ke-dua, yakni “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu yang paling sengsara, kabulkan doaku”. Sahabat, Allah itu suka dengan hambanya yang memakhlukkan dirinya, yang menghambakan dirinya di hadapan Allah SWT. Jadi sebelum kita berdo’a alangkah lebih baik, jikalau kita rendahkan diri kita serendah-rendahnya dihadapan Allah, itu adalah kunci dikabulkannya do’a oleh Allah SWT. Baiklah sahabat, apakah Allah akhirnya mengabulkan doa ke dua hamba tersebut? Tentu saja, tentu Allah SWT mengabulkan, Di bawalah hamba tersebut ke pintu surga sembari dia berkata saat berjalan “ya Rabbi, aku berjanji aku tidak akan meminta apapun lagi kepadaMu”. Ketika sampai di pintu surga, hamba tersebut semakin terperangah semakin takjub melihat keindahan taman-taman surga. Dan dia kembali meminta kepada Allah SWT “yaa Rabbi, tolong masukan aku kedalam surga”. Kemudian Allah SWT kembali berkata “wahai Fulan, cepatnya kau berkhianat kepadaku?”. Kemudian hamba tersebut kembali mengulang doanya yang kedua tadi, yakni “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu yang paling sengsara, kabulkan doaku”. Allah-pun tak kuasa untuk menolak permintaan hambanya tersebut dan Allah SWT masukan dia kedalam surganya yang indah dan saat itu Allah-pun tertawa melihat hambanya yang terus meminta kepadaNya. Setelah sampai di dalam surga, Allah berkata kepada hamba tersebut “ ya Fulan, berangan-anganlah semua nikmat yang engkau ingin dapatkan, makanan, minuman dan semuanya. Dan angan-angankanlah kebaikan kebaikan”. Kemudian hamba tersebut berangan-angan hingga menurutnya telah habis apa yang harus diangankan tersebut, tapi Allah membantunya untuk terus mengingat-ingat kebaikan-kebaikan yang lain. kemudian Allah SWT berkata “kamu akan mendapatkan semua yang kamu angankan dan bahkan kau dapatkan 2 kali lipatnya””
            mashaaAllah itulah ceramah singkat yang disampaikan oleh ustadz Ahmad Zainudin Lc mengenai orang terakhir yang masuk ke surga. Siapakah dia sahabat? Wallahua’lam hanya Allah yang tau. Satu kalimat yang saya ingat dari ustadz Ahmad di akhir ceramahnya ialah “jangan kita tukar surga kita dengan hal-hal yang Allah tidak suka”
            Demikian dari saya hari ini sahabat, semoga bermanfaat. Mari  kita doakan ustadz Ahmad Zinudin Lc, semoga beliau dan keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT (aamiin)
            “Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allailahailla anta astaghfiruka wa’atubu ilaik”. Wassalamu’alaikum





Tidak ada komentar:

Posting Komentar