Assalamu’alaikum wr wb sahabat. Terima kasih karena bersedia
untuk membaca tulisan saya hari ini. Semoga kita semua selalu di rahmati oleh
Allah SWT (aamiin).
Tulisan saya hari ini akan bercerita mengenai orang yang terkahir masuk surga. Tulisan ini di kutip dari ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin Lc.
Tulisan saya hari ini akan bercerita mengenai orang yang terkahir masuk surga. Tulisan ini di kutip dari ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin Lc.
Sebelum menuju pokok pebahasan saya akan menyampaikan
sebuah hadist yang inshaaAllah memberikan semangat untuk saya dan sahabat
semuanya. Hadist Riwayat Bukhori yang berbunyi:
Akan keluar
dari neraka satu kaum setelah mereka terjilat oleh apinya, lalu mereka masuk ke
dalam jannah. Para penghuni jannah menamai mereka dengan al-jahanamiyyun (mantan penghuni jahannam).” (HR.
Bukhari dan Muslim)
Semua orang akan dikeluarkan oleh Allah SWT dari neraka
sesuai dengan amalnya masing-masing asal selain dosa syirik (wallahua’lam).
Setelah sahabat membaca hadist tersebut, saya akan
menulis ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin Lc yang berkaitan
dengan judul diatas. Berikut ceramah yang beliau sampaikan:
“orang-orang
nanti yang ada di neraka akan dikeluarkan oleh Allah Swt dari neraka sesuai
dengan amalnya masing-masing, walaupun
hanya memiliki kebaikan sebiji sawi. Saya akan menyampaikan mengenai kisah
orang yang masuk surga terakhir. Orang terakhir ini berada diantara neraka dan surga.
Meskipun dia sudah dikeluarkan dari neraka, namun Allah masih tetap
menghadapkan wajahnya ke neraka. Kemudian orang tersebut berdo’a “ ya Rabbi tolong palingkanlah wajahku dari
api neraka, sungguh udara dan hawa panasnya neraka telah membakar wajahku”. Kemudian
Allah SWT menjawab do’anya “wahai Fulan,
kalau aku kabulkan permintaanmu, apakah kamu mau berjanji untuk tidak meminta
apapun setelah ini?”. Kemudian hamba
tersebutpun berkata “ya Rabbi, aku tidak
akan meminta apapun lagi, sungguh wahai Rabbku” hamba tersebut terus
meminta dan berjanji tidak akan meminta lagi, apapun lagi. Kemudian Allah SWT
mengabulkan apa yang hambanya mau, Dia palingkan wajahnya ke surga. Kemudian hamba
tersebutpun bisa melihat surga, saat itu dia terperangah, terpesona, termenung
dengan termenung yang lama sekali hingga tanpa sadar dia kembali berdo’a “ya Rabbi, tolong dekatkan aku ke pintu surga”.
Kemudian Allah SWT menjawab “wahai
Fulan, cepat sekali kau berkhianat? Bukankah kau sudah berjanji tidak meminta
apapun lagi?”. Kemudian hamba tersebut berdo’a kembali “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu yang paling sengsara,
kabulkan doaku”. Sahabat, saya garis bawahi doa hamba tersebut,
doa yang ke-dua, yakni “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu
yang paling sengsara, kabulkan doaku”. Sahabat, Allah itu suka dengan hambanya yang memakhlukkan
dirinya, yang menghambakan dirinya di hadapan Allah SWT. Jadi sebelum kita
berdo’a alangkah lebih baik, jikalau kita rendahkan diri kita
serendah-rendahnya dihadapan Allah, itu adalah kunci dikabulkannya do’a oleh
Allah SWT. Baiklah sahabat, apakah Allah akhirnya mengabulkan doa ke dua hamba
tersebut? Tentu saja, tentu Allah SWT mengabulkan, Di bawalah hamba tersebut ke
pintu surga sembari dia berkata saat berjalan “ya Rabbi, aku berjanji aku tidak akan meminta apapun lagi kepadaMu”.
Ketika sampai di pintu surga, hamba tersebut semakin terperangah semakin takjub
melihat keindahan taman-taman surga. Dan dia kembali meminta kepada Allah SWT “yaa Rabbi, tolong masukan aku kedalam surga”.
Kemudian Allah SWT kembali berkata “wahai
Fulan, cepatnya kau berkhianat kepadaku?”. Kemudian hamba tersebut kembali
mengulang doanya yang kedua tadi, yakni “wahai Rabbku, jangan jadikan aku makhlukmu
yang paling sengsara, kabulkan doaku”. Allah-pun tak kuasa untuk
menolak permintaan hambanya tersebut dan Allah SWT masukan dia kedalam surganya
yang indah dan saat itu Allah-pun
tertawa melihat hambanya yang terus meminta kepadaNya. Setelah sampai di
dalam surga, Allah berkata kepada hamba tersebut “ ya Fulan, berangan-anganlah semua nikmat yang engkau ingin dapatkan,
makanan, minuman dan semuanya. Dan angan-angankanlah kebaikan kebaikan”. Kemudian
hamba tersebut berangan-angan hingga menurutnya telah habis apa yang harus diangankan
tersebut, tapi Allah membantunya untuk terus mengingat-ingat kebaikan-kebaikan
yang lain. kemudian Allah SWT berkata “kamu
akan mendapatkan semua yang kamu angankan dan bahkan kau dapatkan 2 kali
lipatnya””
mashaaAllah itulah ceramah
singkat yang disampaikan oleh ustadz Ahmad Zainudin Lc mengenai orang
terakhir yang masuk ke surga. Siapakah dia sahabat? Wallahua’lam hanya Allah
yang tau. Satu kalimat yang saya ingat dari ustadz Ahmad di akhir ceramahnya
ialah “jangan kita tukar surga kita
dengan hal-hal yang Allah tidak suka”
Demikian dari saya hari
ini sahabat, semoga bermanfaat. Mari kita
doakan ustadz Ahmad Zinudin Lc, semoga beliau dan keluarga selalu dalam
lindungan Allah SWT (aamiin)
“Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allailahailla anta astaghfiruka wa’atubu ilaik”. Wassalamu’alaikum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar